Semenjak pengenalan saya dengan Dato' Seri Anwar Ibrahim lebih 20 tahun yang lalu, beliau tidak serik-serik mendidik saya supaya banyak membaca. Yang terbaru, ketika di Jakarta, Anwar memberikan saya senaskah buku bertajuk "The Power of The Vote : Electing Presidents, Overthrowing Dictators, and Promoting Democracy Around the World" yang ditulis oleh konsultan politik yang terkenal, Douglas E. Schoen.
Anwar menjelaskan kepada saya ketika kami singgah untuk minum kopi di lobi Hotel Borobudur, pengarang menghimbau pengalamannya sebagai konsultan kepada Presiden Clinton, juga di Israel, Venezuela dan Yugoslavia.
Anwar juga menulis di dalam blognya, "ada saranan yang upaya dimanfaatkan termasuk pemantauan sikap khalayak, tidak asyik dengan kelompok sama malah perlu menembusi ke semua pelusuk. Mesej perlu jelas dengan kesatuan fikrah pimpinan, jentera harus mantap dan pekerja harus tekun dan dedikasi. Tidak terkecuali, sikap tawadduk, agar sedia menimba pengalaman baru, memperbaiki kelemahan dan merangka strategi sesuai dengan tuntutan masa dan khalayak."
Saya sempat mentelaah buku tersebut ketika dalam pesawat pulang ke Kuala Lumpur. Buku setebal 396 muka surat ini akan cuba saya habiskan dalam tempoh seminggu !
Saya juga sedang membaca 2 buah buku yang dihadiahkan kepada saya oleh Saudara Din Merican. Buku bertajuk "Knowledge And The Wealth Of Nations" oleh David Warsh dan "Conversations With Difference" oleh Goenawan Mohamad.
Saya hampir selesai membaca buku bertajuk "Bad Elements : Chinese Rebels From Los Angeles To Beijing" karya Ian Buruma.
Azmin Ali.